Manajemen Risiko : Pengertian dan Penjelasannya

Silahkan Bagikan Tulisan-Artikel ini :
Apa itu "Manajemen Risiko"? 
Manajemen risiko adalah proses terus-menerus untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menangani sebuah kerugian. Kegiatan manajemen risiko ini misalnya berupa pengendalian risiko, pemantauan sumber daya keuangan untuk mengurangi dampak buruk dari kerugian. 
Manajemen risiko adalah proses untuk mengidentifikasi dan kemudian mengelola ancaman yang parah yang dapat mempengaruhi, menghambat dan menurunkan jalannya organisasi atau perusahaan. 
Contoh kegiatan ini diantaranya meninjau operasi organisasi atau perusahaan, mengidentifikasi potensi ancaman dan kemungkinan terjadinya pada sebuah organisasi atau perusahaan, dan kemudian mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi ancaman yang dihadapi.
manajemen risiko
Gambar : www.ausureseq.com.au
Sebenarnya secara tradisional, manajemen risiko dianggap sebagai hal untuk mendapatkan jaminan atau asuransi yang tepat, karena orang cenderung untuk tidak mengambil risiko serius. Namun kemudian manajemen risiko ini telah berubah secara dramatis. Dengan adanya aturan baru, tuntutan hukum, hubungan sumber daya terkait, manajemen risiko menjadi praktek manajemen yang sama pentingnya dengan manajemen keuangan. 
Melakukan Penilaian Manajemen Risiko secara teratur harus dilakukan dengan komprehensif dan fokus penilaian terhadap potensi risiko. Penilaian terfokus ini harus terjadi setidaknya dua kali setahun oleh elemen terkait. 
Penilaian harus direncanakan secara hati-hati, didokumentasikan dan menggunakan metode yang tepat. Risiko yang paling umum biasanya dari jenis tercantum di bawah ini. 
Mengapa perlu adanya manajemen risiko, semua itu dikarenakan adanya "Kerugian atau suatu hal yang tidak diinginkan". Kerugian dapat mengakibatkan risiko keuangan memburuk, terhentinya kegiatan produksi, di perusahaan misalnya pemogokan buruh, risiko cuaca, perubahan politik.  
Risiko adalah sesuatu yang dapat mencegah dari tercapainya tujuan, menimbulkan kerugian dan kebangkrutan sehingga perlu perhatian khusus dan antisipasi. Semakin diprediksi lebih awal maka akan dapat dicegah atau dikurangi.

Artikel Lainnya:

Silahkan Bagikan Tulisan-Artikel ini :